Rabu, 11 September 2019

Dental calculus : tanda-tanda gingiva yang sehat

A. Pengertian kalkulus dan pembagiannya
     Kalkulus adalah suatu endapan keras yang menempel dipermukaan gigi/akar gigi berwarna kuning sampai coklat kehitam-hitaman (permukaanya kasar, berasal dari plak yang tidak dibersihkan hingga mengeras).
Berdasarkan letak, kalkulus dibagi menjadi dua :
  1. Supra gingival kalkulus yaitu karang gigi yang terletak dipermukaan gigi di atas cervix (leher gigi). Warnanya kuning kekuningan, konsistensinya lunak, lokasinya diatas gingiva, sumbernya dari Saliva, dan area pertumbuhan mengarah ke oclusal/incisal.
  2. Sub gingival kalkulus yaitu karang gigi yang terletak dipermukaan akar gigi dibawah cervix (leher gigi). Warnanya coklat kehitam-hitaman, konsistensinya keras, lokasinya dibawah gingiva, sumbernya exudate Saliva, dan area pertumbuhannya mengarah ke akar gigi.
Berdasarkan asalnya, kalkulus dibagi menjadi dua:
  1. Salivary kalkulus berasal dari air ludah, berwarna kuning,lunak dan diatas gingiva.
  2. Serumal kalkulus berasal dari serum darah dan karena ada peradangan, coklat-hitam, keras dan dibawah gingiva.
B. Hubungan Antara plak dan karang gigi
     Apabila lapisan plak memperoleh suasana yang bersifat basa (PH Saliva >7) karena pengaruh diet makanan dan Saliva, maka akan terjadi suatu pengendapan garam-garam kalsium dan phosfat di atas lapisan plak. Permukaanya menjadi kasar, sehingga sisa-sisa makanan dan bakteri mudah menempel dan berkembang biak yang mengakibatkan terjadinya penebalan, mengeras dalam jangka waktu tertentu sehingga membentuk karang gigi.

C. Hubungan karang gigi dengan gingivitis
     Peradangan gingiva disebut gingivitis. Keadaan ini terjadi karena adanya retensi sisa-sisa makanan pada kalkulus yang kasar dekat gingival margine, sehingga timbul peradangan pada gingiva. Bakteri dalam lapisan plak mendapat sumber energi dari sisa-sisa makanan untuk bahan-bahan metabolisme yaitu :

  • Enzim-enzim yang dapat merusak jaringan epitel dan jaringan ikat gingiva.
  • Racun/toksin yang dibentuk oleh bakteri itu sendiri yang disebut endotoxin, zat ini dapat mengiritasi jaringan gingiva sehingga terjadi gingivitis. 
Kalkulus letaknya dekat dengan gingiva, permukaanya yang kasar sehingga mudah melekat sisa-sisa makanan. Bakteri yang ada pada kalkulus dan sisa-sisa makanan tersebut mengeluarkan racun/toksin yang dapat menginfeksi jaringan gingiva.

D. Hubungan karang gigi dengan periodontitis
     Apabila karang gigi yang terletak dibawah tepi gingival margine terus dibiarkan, maka akan terjadi suatu perjalanan ke arah apikal melalui permukaan akar gigi hingga terjadilah suatu peradangan periodontium yang disebut periodontitis. 

E. Hubungan kalkulus dengan periodontal pocket
     Secara normal anatomis kedalaman Silvia gingiva adalah 1-2 mm. 
Suatu keadaan dimana sulcus gingiva menjadi lebih dalam kira-kira lebih dari 3 mm Dimana periodontal pocket. Hal ini disebabkan karena adanya karang gigi yang melekat erat pada permukaan akar gigi didalam sulcus gingiva sehingga mengiritasi jaringan gingiva yang mengakibatkan lepasnya serat-serat jaringan periodontium dari permukaan akar gigi.

F. Tanda-tanda gingival sehat
  1. Warna merah muda/ light pink, namun terkadang juga tergantung pada warna kulit seseorang/pigmen kulit.
  2. Interdental papilla mengisi interproximal space sampai Titik kontak membentuk sudut yang lancip.
  3. Permukaan gingiva tidak rata tapi stippled/berbintik-bintik.
  4. Bagian margin gingiva tipis, tidak membengkak
  5. Gingiva lekat sekali pada permukaan gigi (email, cementum) dan pro alveolaris
  6. Sulkus gingiva tidak dalam (1-2 mm)
  7. Tidak ada axudate (cairan atau lendir)
  8. Tidak mudah berdarah

Penulis : Ruhama putri Salamuddin
Follow me : @ruhamaa.hrp_